100 hari Jokowi, IHSG dibuka turun tipis

Diposting pada : 2015-01-28
Share this article on :

Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tipis 4 poin di 100 hari pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Maraknya sentimen negatif dari pasar global dan regional menekan pergerakan IHSG.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 12.505 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 12.455 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG menipis 4,928 poin (0,09%) ke level 5.272,221 Sedangkan Indeks LQ45 berkurang 1,247 poin (0,14%) ke level 913,684.

Membuka perdagangan, Rabu (28/1/2015), IHSG turun 9,439 poin (0,18%) ke level 5.271,690. Indeks LQ45 melemah 1,222 poin (0,19%) ke level 914,345.

Indeks belum mampu menyentuh zona hijau pagi ini. Aksi jual investor domestik mendorong IHSG terus bergerak ke bawah.

Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG terpangkas 8,126 poin (0,15%) ke level 5.269,023. Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 1,900 poin (0,21%) ke level 914,198.

Kemarin IHSG naik 17 poin setelah melewati perdagangan yang fluktuatif. Aksi borong saham investor asing jelang penutupan perdagangan membuat IHSG positif.

Wall Street mengalami koreksi tajam akibat laporan kinerja emiten yang mengecewakan. Perdagangan juga diwarnai badai salju yang terjadi di pesisir timur laut AS.

Bursa-bursa di Asia pagi ini rata-rata dibuka negatif. Pelaku pasar regional khawatir akan pertumbuhan ekonomi AS dan gejolak yang terjadi di Uni Eropa pasca pemilu Yunani.

Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:



  • Indeks Nikkei 225 turun 36,58 poin (0,21%) ke level 17.731,72.

  • Indeks Hang Seng melemah 102,62 poin (0,41%) ke level 24.807,28.

  • Indeks Komposit Shanghai berkurang 23,73 poin (0,71%) ke level 3.329,23.

  • Indeks Straits Times naik 7,92 poin (0,23%) ke level 3.420,12.